Tips & Trik

MENGENAL FEAR DAN GREED Bagian 2

Di pos sebelumnya saya sudah menjelaskan mengenai apa itu Fear dan Greed, saya dan Anda pasti setuju bahwa kita semua pernah mengalami Fear dan Greed minimal setidaknya sekali dan saat kita tidak bisa mengatasi hal tersebut psikologi pasar bisa menjerumuskan kita dalam kerugian yang besar. Bahkan dalam kondisi pasar bullish sekalipun seorang trader tanpa perencanaan yang baik bisa rugi besar. Tapi masalahnya, walaupun siklus emosi tersebut selalu terulang, namun tidak mudah untuk mengalahkan rasa fear and greed. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Jawabannya adalah: [b]TRADING PLAN dan KONTROL EMOSI.[/b]

Membuat dan mematuhi trading plan Anda adalah hal yang paling penting. Tanpa trading plan, Anda akan kesulitan mengelola portofolio dan manajemen modal Anda. Intinya, trading plan membuat trading Anda menjadi lebih teratur dan konsisten. Sangat penting untuk menetapkan kedisiplinan dalam trading plan Anda. Jangan melanggar aturan Anda sendiri. Profit konsisten bisa Anda dapatkan kalau Anda bisa mematuhi trading plan Anda sendiri.

Hal-hal yang dapat mempengaruhi Trading Plan anda :

[b]1. Rekomendasi para analis [/b]

Terlalu percaya pada rekomendasi para analis membuat trading plan Anda semakin kacau, yang pada akhirnya percaya atau tidak akan membuat Anda terjebak dalam kondisi fear and greed. Rekomendasi Analis baiknya anda jadikan cukup sebagai acuan, namun jangan dijadikan patokan wajib dalam membuka atau menutup posisi anda

[b]2. Kontrol Emosi[/b]
Kontrol emosi tidak lepas dari kemampuan Anda menjalankan trading plan Anda. Ketika Anda bisa menjalankan trading plan dan KONSISTEN melakukannya, Anda tidak akan terjebak dalam kondisi fear
and greed. Fear and greed di pasar modal terjadi karena para trader tidak bisa mengendalikan emosi mereka. Emosi yang berlebihan terjadi karena mereka mudah tergoda oleh saham2 yang naik cepat tanpa didasari analisis yang baik.

Dalam kondisi pasar yang sedang bullish, Anda tidak boleh mudah tergiur untuk lekas membeli Pair yang harganya naik kencang. Apalagi, kalau Pair atau kondisi tersebut sudah diluar trading plan Anda.

Demikian juga dengan kondisi pasar yang sedang bearish. Katakanlah karena kondisi pasar yang sedang bearish, posisi Anda turun tidak sesuai. Apakah Anda harus ketakutan sampai keringat dingin?

Tentu saja tidak. Lalu bagaimana cara mengatasi kondisi pasar bearish? CUT LOSS. Kalau posisi Anda sudah turun sesuai dengan batasan cut loss Anda, segera cut loss, jangan panik dan jangan terus berharap. Anda tidak perlu takut luar biasa ketika pasar bearish. Ketika Anda cut loss, Anda sudah mengamankan modal Anda. Keputusan selanjutnya adalah wait and see dan melihat peluang di harga rendah.

Namun melaksanakan tidak semudah bicara. Jadi bagaimana caranya untuk selalu konsiten dengan perencanaan awal pada saat market tidak sesuai? Tetap kembali pada Trading Plan yang telah anda buat, jadikan sebagai pedoman dan patuhi Trading Plan Anda, dan Saat anda mematuhi trading plan yang telah dibuat, kerugian dapat terkontrol dan profit konsisten akan terwujud.

So, cara mengalahkan kondisi pasar fear and greed itu sendiri adalah dengan mematuhi trading plan Anda. Dengan menyiapkan take profit dan mematuhi batasan cut loss. Tentunya, Anda juga harus bisa membaca kondisi pasar. Artinya apa? Artinya, Anda harus bisa melakukan analisis pasar secara objektif dan independen, yang tidak terlalu bergantung pada analis.
[b][/b]
Keberhasilan Anda mematahkan siklus psikologi emosi yang berulang, tergantung dari diri Anda sendiri, bukan pada orang lain, bukan pada pasar. Pasar tidak akan peduli seberapa besar Anda untung, seberapa
besar Anda rugi.

0 29

    GABUNG SEKARANG !

    5 Anggota Terbaru

    Tips & Trik Lainnya

    • Semua Tips & Trik