Analisa

Analisa NZD/USD dari ACY 10 Mei 2018

[center][b]NZD/USD Mungkin Lanjutkan Penurunan Setelah Putusan RBNZ[/b][/center]

Dolar New Zealand melanjutkan momentum penurunannya hingga mencapai level terendah satu sesi sejak pertengahan Desember. Mata uang ini diperdagangkan pada $0.6922 terhadap Dolar AS per pukul 11:30 AM waktu Sydney, setelah bank sentral New Zealand (RBNZ) membiarkan suku bunga tetap pada rekor terendah dan membuka kemungkinan pemangkasan suku bunga, karena inflasi masih lemah.

Pada hari Kamis, Gubernur RBNZ Adrian Orr memutuskan untuk membiarkan Official Cash Rate tetap pada 1.75 persen, dan mengatakan takkan merubahnya untuk waktu cukup lama. ACY mencatat, RBNZ menunda perkiraan waktu kenaikan OCR dari kuartal dua ke kuartal tiga tahun 2019.

Inflasi New Zealand melambat lebih jauh pada kuartal pertama tahun 2018 ke 1.1 persen, setelah meningkat 1.6 persen pada kuartal sebelumnya. Sementara itu, GDP melaju 0.6 persen di kuartal keempat tahun 2017, tetapi sedikit di bawah ekspektasi pertumbuhan 0.7 persen yang diharapkan konsensus. Dalam situasi seperti ini, membiarkan suku bunga tetap pada rekor level terendah, akan mendukung ketenagakerjaan dan stabilitas harga yang lebih baik.

[b]Outlook Teknikal NZD/USD[/b]

Dalam jangka pendek, ACY memperkriakan, suku bunga tetap kemungkinan akan mengakibatkan penurunan terus-menerus bagi NZD/USD. Secara teknikal, Descending Channel yang agresif telah mendorong pasangan mata uang ini turun dengan laju moderat, dan kemungkinan akan memperpanjang momentumnya untuk beberapa waktu lagi.

[center][b]Chart 1: NZDUSD Daily[/b]

[img]https://i.gyazo.com/d923bfae4fdd42ffd91e4e25122a0e4b.png[/img] [/center]

Dari level harga sekarang, support terdekat terletak pada kombinasi antara batas bawah Channel dan level 0.6897 yang sebelumnya tercapai sebagai high pada akhir November. Namun, divergen RSI yang positif menunjukkan adanya potensi pembalikan (reversal). Apabila RSI tembus dari level terendah sesi sebelumnya, maka penurunan lebih lanjut kemungkinan akan kembali terjadi.

Sumber : https://www.acy.com/category/market-analysis?affiliate=12229

0 84

    GABUNG SEKARANG !

    5 Anggota Terbaru

    Analisa Lainnya