Analisa

MT4 Palsu Hati-hati

Hati-Hati MT4 Palsu, Ini Bedanya Dengan Metatrader Asli

Siapa sangka kalau produk palsu alias KW itu tidak hanya mencomot merek barang mewah saja, melainkan juga software trading forex!? Sebuah laporan di Leaprate akhir pekan lalu mengulas tentang maraknya Metatrader4 (MT4) palsu yang merugikan trader. Ini perbedaan antara MT4 palsu dan MT4 asli yang perlu Anda perhatikan, agar tidak terjebak penipuan (scam) broker jadi-jadian dengan modus Metatrader abal-abal.

MT4 Palsu Marak Di Tiongkok
Seorang jurnalis yang dikutip oleh Leaprate mengatakan, "Versi palsu, bajakan platform Metatrader4 bermunculan, meluas di seluruh daratan Tiongkok". Memang Metatrader4 merupakan platform trading paling populer dan paling banyak digunakan di dunia. Hanya para trader Jepang saja yang kurang gemar menggunakannya, sedangkan trader dari wilayah lain, termasuk Indonesia, akan cenderung memilih MT4 meski ada bermacam-macam opsi platform trading forex lainnya.
Berdasarkan pengusutan Seputarforex lebih lanjut, ternyata ada laporan kasus MT4 palsu di forum ForexPeaceArmy bertanggal 5 Januari 2016. Seorang trader dari Hong Kong bernama Winson Soh, mengaku tertipu ribuan Dolar oleh seorang bernama Leo Cheung yang menawarkan Managed Account di perusahaan yang beralamat digital di fxgmr[dot]com. Tak ada alasan baginya untuk curiga, karena ada situs yang kelihatan official dan histori trading yang ditunjukkan pun nampak tulen.
Awalnya, trading berjalan lancar dan berhasil mendapatkan profit dua kali lipat. Bahkan, atas dorongan Leo, Winson mengajak kawan-kawannya untuk ikut bergabung karena investasinya sangat profitable. Namun, kemudian seluruh akunnya dan kawan-kawannya hangus setelah trader yang ditunjuk untuk mentradingkan dananya, mendadak membuka posisi Buy dan Sell pada pasangan mata uang yang sama (hedging) dalam ukuran lot jauh lebih besar dari perjanjian yang telah dibuat.

Apa untungnya bagi trader pengelola Managed Account sengaja menjalankan strategi berisiko tinggi dalam ukuran lot besar, kalau bukan memang berniat membuat akun mengalami loss? Belakangan, ia baru menyadari kalau software yang di-install-kan ternyata MT4 palsu. Server fxgmr tidak bisa ditemukan dari program MT4 lain manapun, karena fxgmr membuat MT4 Program Installer-nya sendiri, dan nama server terhubung dengan CN, HK tanpa nama situs yang layak.
Winson Soh telah mengadukan kasusnya ke kepolisian Hong Kong, tetapi belum diketahui bagaimana kelanjutannya. Sedangkan berdasarkan laporan LeapRate, otoritas Tiongkok kini tengah mengusut broker-broker yang menggunakan MT4 palsu, tetapi belum ada kabar penuntutan terkait kasus-kasus semacam ini.

Perbedaan MT4 Palsu dan MT4 Asli
Apabila broker abal-abal dengan MT4 palsu itu tergusur akibat investigasi makin ketat, bukan tidak mungkin mereka akan berpindah mencari mangsa di kawasan lain, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengenali dulu perbedaan antara MT4 palsu dan MT4 asli, serta bagaimana pentingnya menggunakan MT4 asli.
Perlu diketahui, perbedaan antara MT4 palsu dan MT4 asli itu lebih dari sekedar perkara copyright versus bajakan. Anda boleh saja mempertimbangkan untuk menggunakan Windows bajakan dibanding original atas pertimbangan biaya, atau memilih iPhone replika dibanding aslinya karena hanya ingin kelihatan gaya; tetapi jika menggunakan MT4 palsu, maka risiko tak boleh diremehkan. Ada banyak implikasi merugikan bagi trader yang tertipu menggunakannya.

1. MT4 Palsu Tak Memiliki Update Maupun Technical Support.
Tak dapat dipungkiri bahwa software apapun, termasuk platform trading online seperti Metatrader4, harus stabil dan handal. Perusahaan pengembang MT4 asli, Metaquotes, selalu melakukan update secara berkala, untuk meningkatkan user experience, memperbaiki bugs yang mungkin muncul, dan terus meningkatkan fungsi-fungsi MT4. Namun, semua itu takkan diaplikasikan pada MT4 palsu.
Software yang stabilitas dan kehandalannya buruk serta tidak didukung Technical Support seperti MT4 palsu, maka akan mudah putus koneksi dengan server, eksekusi trading tak terjamin lancar, dan berisiko diretas (hacking). Pada akhirnya, masalah-masalah tersebut akan mengakibatkan kerugian bagi broker maupun trader pengguna MT4 palsu. Jadi, broker bonafid jelas takkan menggunakan MT4 palsu.

2. MT4 Palsu Tak Bisa Terhubung Dengan Pasar Forex.
Platform trading apapun, termasuk Metatrader4, pada dasarnya menghubungkan trader penggunanya dengan pasar forex interbank tempat harga-harga terbentuk dan para pelaku pasar forex bertransaksi, sehingga bisa muncul feed harga dan trader pun dapat melakukan order. Jika dilihat secara sepintas oleh trader, sepertinya sederhana saja, ada MT4 App, ada MT4 untuk Desktop, dan seterusnya. Namun, dibalik itu ada sistem yang rumit dan menghubungkan berbagai bagian, sebagaimana dapat dilihat pada Arsitektur Platform MT4 berikut ini.
Arsitektur Metatrader4
Dapat dilihat pada gambar tersebut, bagaimana Metatrader4 menghubungkan banyak bagian, termasuk Data Center, Watchdog sebagai sistem Back-up, Administrator, Manager (dikelola oleh broker), Report Server, dan masih banyak lagi. Di sana juga ada koneksi ke Gateway untuk terhubung dengan penyedia likuiditas, Data Feeds sebagai sumber berita dan notifikasi yang muncul pada platform, serta Back-Office API. Namun, arsitektur utuh ini hanya ada pada MT4 asli.
Menurut Leaprate, platform MT4 palsu tidak bisa terhubung langsung dengan MT4 ECN Bridge, sehingga broker tak bisa mengakses pasar forex interbank. Artinya apa? Artinya, broker pengguna MT4 palsu merupakan broker bandar yang "menciptakan pasarnya sendiri" dan hanya profit jika tradernya merugi.

Bagaimana Membedakan MT4 Palsu Dan MT4 Asli?
Ada tiga cara untuk membedakan MT4 palsu dan asli. Pertama, pastikan broker forex Anda telah teregulasi atau mengantongi ijin dari pihak berwenang. Sebuah broker teregulasi tentu takkan menggunakan MT4 palsu, karena itu melanggar hukum (hak cipta), berbahaya bagi stabilitas bisnisnya, merugikan klien, dan dilarang oleh regulator.
Alternatif kedua, seperti yang diungkapkan Winson Soh, dengan mencoba mencari server via program MT4 yang diunduh dari tempat lain, misalnya langsung dari situs Metatrader4 resmi. Apakah server bisa ditemukan, atau tidak?
Apabila server tak bisa ditemukan dengan cara pertama, Anda dapat pula melakukan pengecekan ulang dengan menanyakan pada kontak situs Metatrader4. Broker yang menggunakan MT4 asli tentu namanya terdaftar di perusahaan pengembang, karena software ini hanya dapat diperoleh dengan langganan khusus yang tidak gratis. Berbeda halnya dengan broker penipu pengguna MT4 palsu.

0 59

    GABUNG SEKARANG !

    5 Anggota Terbaru

    Analisa Lainnya

    • Semua Analisa